Mengenal Lebih Jauh Tentang Anggrek

Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang masih sangan digandrungi karena indah dan artistik. Mahkota bunga dan warnanya adalah daya tarik dari anggrek itu sendiri. Dengan masih banyaknya permintaan pasar, budidaya anggrek boleh dibilang masih sangat menguntungkan untuk dapat meningkatkan perekonomian. Budidaya anggrek boleh dibilang cukup mudah dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Dan jika kita mempunyai lahan yang luas tentunya hasilnyapun akan semakin banyak.

Budidaya anggrek tidak juga tidak menghabiskan banyak waktu, kalian yang masih pelajar atau kerja kantoranpun masih bisa mengurusnya disela-sela waktu karena sudah dijelaskan diatas, budidaya anggrek tidak membutuhkan banyak lahan. Artinya, kita bisa melakukannya dirumah dengan lahan yang sempit. Kita bisa memanfaatkan pohon, tiang bambu, kayu ataupun pot sebagai media budidaya anggrek.

Anggrek termasuk tumbuhan epifit yang banyak dijumpai di hutan tropis. Tumbuhan epifit adalah tumbuhan yang hidup dan tumbuh menempel pada tumbuhan lainnya. Tapi walaupun menempel, anggrek bukanlah tumbuhan parasit seperti benalu. Anggrek memiliki akar nafas yang berfungsi untuk menampung ataupun mengumpulkan air dan mineral dari air hujan maupun embuh lalu menyimpannya di dalam batang dan daun.

Bunga anggrek sendiri cukup menarik karena enak dipandang mata dengan bentuknya yang cukup menarik dan warnanya yang indah. Sama dengan kebanyakan bunga lain, anggrek juga berkembang biak lewat bunganya dengan putik sebagai kelamin betina dan benang sari sebagai kelamin jantan.